28 Januari 2023

SMK KHOZINATUL ULUM TODANAN

Siap Kerja, Santun dan Berprestasi

ANBK SMK Khozin 2022

2 min read

Pengertian ANBK dan Ketentuannya

SMK Khozinatul Ulum Todanan, Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) adalah program penilaian mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Penilaian ini dilakukan berdasarkan kemampuan dasar murid seperti literasi, numerasi, dan karakter.Tidak hanya itu, ANBK juga bisa digunakan untuk menilai kualitas belajar mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung proses pembelajaran tertentu. Informasi dapat diperoleh melalui tiga instrumen utama, yakni Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

Dalam praktiknya, ANBK dapat menghasilkan informasi untuk memantau perkembangan mutu dari waktu ke waktu. ANBK juga bisa memantau kesenjangan antarbagian di dalam sistem pendidikan.

Misalnya, kesenjangan antarkelompok sosial ekonomi dalam satuan pendidikan, kesenjangan antara satuan pendidikan negeri dan swasta di suatu wilayah, kesenjangan antardaerah, dan kesenjangan antarkelompok berdasarkan atribut tertentu.

ANBK memiliki tujuan utama pengembangan kompetensi dan karakter murid. Dengan adanya ANBK, diharapkan muncul gambaran tentang karakteristik esensial sebuah satuan pendidikan yang efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran.Dikutip dari Pusat Asesmen dan Pembelajaran, ada tiga instumen utama untuk mencapai tujuan ANBK. Berikut penjelasannya:

1. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua murid agar mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan masyarakat. Terdapat dua kompetensi mendasar yang diukur, yakni literasi membaca dan literasi matematika (numerasi).

2. Survey Karakter

Survei karakter menjadi bagian penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Nantinya, survey ini akan diikuti oleh peserta didik dan guru untuk mengukur sikap, kebiasaan, dan nilai-nilai (values) sebagai hasil belajar nonkognitif.

3.Survei Lingkungan Belajar

Survey lingkungan belajar akan diikuti oleh kepala satuan pendidikan guna mengukur kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *